
Google Bantah Melindungi Islam

Sebarkan Virusnya !!!
Mari sebarkan VIRUSNYA.... !!!!!Mari sebarkan VIRUSNYA.... hahahahha !!!!!
INI ADALAH PROPAGANDA..... AYO SEBARKAN VIRUSNYA!!!!
Hweitsss.... tunggu dullu... jangan buru-buru takut... kan anak IT, masak takut virus...
udah akrab kan ama Brontok, Trojan, Conficker, Sality, dkk.
Nyang ene beda gan.... ini jauh lebih berbahaya lagi... namun justru harus diinjeksikan...
namanya virus K [virus Kreativitas].
Dunia IT sekarang dituntut untuk lebih kreatif. Kita diarahkan untuk semakin mau berkreasi, mau berinovasi dan menemukan hal-hal yang baru, beda....
Semua mungkin bisa berawal dari "ide gila", lamunan nyeleneh, seletukan canda, dll. Namun dari situlah percikan kreativitas sering kali hadir. Dari hal-hal yang bagi sebagian besar orang diluar dari "pekem" yang ada, diluar dari "main stream".
Orang-orang kreatif mempunyai sudut pandang berbeda, sudut pandang diluar kotak [out of box-point of view], dan sudut hal-hal itulah yang juga harus kita miliki.
Lalu sudahkah anda/kita termasuk dari orang-orang tersebut...
Kalau belum, jangan khawatir, anda masih termasuk pada golongan besar dimana kebanyakan orang yang ada, khususnya di dunia IT, bukannlah orang yang praktis adalah orang yang kreatif.
Menumbuhkan kreativitas!!!
Itulah propaganda dan wacana yang perlu diangkat.
Bagaimana caranya? Ya mungkin dengan brainstorming, bertukar ide, surfing melihat apa yang ada pada orang lain, dan mencoba hal-hal baru diluar kebiasaan, dan lain lain.
Semuanya itu dipercaya dapat meningkatkan kreativitas kita, dan ketika virus-virus ide sudah ada dan menyebar maka hal yang terakhir yang jauh lebih penting lagi untuk dilakukan adalah...
SEGERA BERTINDAK... SEGERA MEMULAI.... JANGAN TUNGGU IDE MU KEBURU BUSUK... HAHAHAHHA...
image source : indonesiakreatif.net
"God Mode" di Windows 7 Ternyata tidaklah Spesial
JAKARTA, KOMPAS.com – Sebuah tweak untuk Windows 7 telah beredar di Internet. Ia diberi label Windows 7 "God Mode." Namun berbeda dengan "God Mode" dalam sebuah permainan, yang satu ini sama sekali tidak menyerupai ‘Tuhan."Tweak diaktifkan dengan membuat sebuah folder baru dan memberinya nama dengan akhiran string tertentu. String itu adalah {ED7BA470-8E54-465E-825C-99712043E01C}. Lalu mengapa namanya GodMode? Soalnya, ketika pertama kali beredar nama string itu adalah GodMode.{ED7BA470-8E54-465E-825C-99712043E01C}.
Sesungguhnya, tulisan GodMode di depan rangkaian .{ED7BA470-8E54-465E-825C-99712043E01C} bisa diganti dengan nama apa saja. Icon folder yang Anda lihat setelah mengganti nama folder itu akan muncul sebagai Control Panel.Bagaimana cara kerjanya? Hmm, jika suka mengutak-atik Windows, Anda pasti tidak asing lagi dengan {ED7BA470-8E54-465E-825C-99712043E01C} sebagai GUID. Nah yang Anda lakukan di atas tadi idem dengan membongkar sebuah fitur developer.
Pertama, Anda telah mendapatkan fitur tak terdokumentasi dari shell di mana folder-folder filesystem bisa dengan mudah dibuat menjadi bagian ruangnama, seperti dijelaskan pada MSDN. Pada dasarnya, sebarang folder yang bernama . akan muncul di bagian yang terlihat di Explorer, dan menavigasi ke folder itu akan membuat Anda masuk ke root ruangnama yang ditentukan oleh bagian dari nama tersebut. Ini tentu saja bukan fitur pengguna, tapi fitur developer.
Hal kedua yang Anda temukan adalah folder “All Tasks.” Ini adalah folder shell khusus yang dipakai sebagai sumber dari hasil pencarian “Control Panel” yang terlihat di menu Start. Folder ini tidak dirancang untuk bisa dilihat-lihat secara langsung seperti folder Control Panel normal (bisa diakses dari Start*Control Panel ) yang berisi item-item yang sama dengan view kustom yang dirancang agar mudah dijelajahi. Folder All Tasks tidak punya custom view, jadi Anda hanya akan melihat daftar Explorer standar. Sesungguhnya God Mode tidaklah memaparkan hal-hal baru selain apa pun yang selama ini Anda lihat di Control Panel. Yang beda hanyalah tampilannya.
Kendati demikian, bermain-main dengannya boleh dilakukan. Trik ini juga berlaku pada Windows Vista. Cuma yang perlu diingat, kendati bisa dilakukan di Windows 7 versi 32 bit dan 64 bit, Anda tidak tidak disarankan untuk melakukannya di Windows Vista 64 bit karena akan menyebabkan crash. Untungnya sudah tersedia ‘obat penawarnya’ di http://www.windowsvalley.com/blog/create-a-master-control-panel-shortcut-and-explore-the-all-tasks/.Satu yang juga perlu dicamkan, tindakan ini tidak didukung oleh Microsoft.
Handphone baru dari Google

Rasisme ala Komputer HP...

Hati-hati kalo lagi Online yaaa...

image source : static.howstuffworks.com
sumber : Media Indonesia
Apple Menangkan Gugatan 'iPod Cacat'

E-Gov.. dulu, sekarang, dan kedepan

Peran e-gov dalam pemerintahan, dalam hal ini kita ambil contoh adalah sektor pendidikan. Pemerintah melalui Departemen Pendidikannya sudah cukup sukses dalam menerepakan e-gov.
Sebagai contoh perbandingan adalah pada sistem informasi pendaftaran sekolah, dimana pada masa lalu seorang calon siswa yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, diharuskan untuk mecari informasi secara manual, mendatangi beberapa sekolah yang diminati untuk mengumpulkan informasi. Banyak hal yang tentunya memberatkan mereka dalam hal ini, sebut saja letak sekolah yang jauh dan membutuhkan waktu atau uang lebih untuk mengakses, informasi yang dibutuhkan belum diupdate pada saat dibutuhkan, dan lainya.
Namun sekarang terlihat sekali banyak perubahan, calon siswa dapat mencari informasi tentang sekolah yang dia ingin masuki melalui internet [baru untuk beberapa sekolah saja], dengan ini mereka tidak perlu mendatangi sekolah hanya untuk mencari informasi. Semuanya sudah tersaji dan dipaparkan pada media informasi yang ada diinternet tersebut.
Misalnya persyaratan minimal yang harus dipenuhi, profil sekolah, kalender akademik, perkiraan biaya, dll sebagainya.
Contoh lain dari pemanfaatan ini adalah pada pengumuman hasil ujian seleksi masuk perguruan tinggi, tanpa harus membeli media cetak [baca, koran], sekarang para calon mahasiswa sudah dapat mengetahui hasil seleksi mereka.
Sangat meudahkan bukan, masyarakat jadi semakin dimudahkan dan dimanjakan dengan pelayanan yang ada.
Di kampus-kampus pun mahasiswa tidak perlu lagi berdesak-desakkan di bagian akademik untuk pendaftaran ulang, memperpanjang masa studi dan lain sebagainya. Mereka tinggal memanfaatkan fasilitas yang ada, dengan koneksi internet dimana saja.
Kedepan diharapkan system ini menjadi lebih baik lagi, hadir dengan fitur yang semakin memudahkan pengguna/pemanfaatnya, dan dengan tingkat efisiensi dan keamanan yang tinggi.
Tidak hanya pada dunia pendidikan, hal ini diharapkan juga berkembang pada instansi lain, sebut saja Perpajakan, Haji di Departemen Agama, Kependudukan, dan lain sebagainya.
Melihat perkembangan situasi yang ada, tidak mustahil hal itu dapat dicapai dalam waktu yang singkat ini. Dan kita diharapkan juga dapat berperan dalam perwujudannya.
image source : banjar-jabar.go.id
Ayo... sadar data....

Apa sih pentingnya data?
Pertanyaan sederhana yang bisa jadi sangat berat jawabanya... ah tapi apapun itu mari kita coba untuk membahasnya.
Bagi kebanyakan dari kita, keberadaan dan kegunaan dari data sering kali luput dari perhatian. Hal ini dikarenakan kita tidak menganggap dan merasakan keberadaanya sebagati sesuatu yang dibutuhjkan dan urgent untuk dipenuhi. Tanpa mengetahui data sama sekali kita masih dapat hidup, masih dapat beraktivitas dengan baik. Tanpa tahu akan data, kita juga dapat menjalankan hidup dalam berbagai macam kondisi, apakah itu dalam keadaan miskin, sederhana, atau berlebih [baca , kaya].
Manfaat data adalah sebagai satuan representasi yang dapat diingat, direkam, dan dapat diolah menjadi informasi [kuliah-apsi.blogspot]
Data dapat digunakan mengetahui suatu keadaan (memperoleh gambaran tentang sesuatu) atau sebagai indikator untuk mengetahui terjadinya suatu masalah.
Data juga dapat dimafaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam upaya memecahkan masalah yang timbul.
Lainya adalah seperti ketika kita dihadapkan dengan suatu kajian ilmiah yang membutuhkan fakta dari sebuah penelitian/pengamatan, seperti pada saat pembuatan laporan pengujian laboratorium, laporan untuk paper ilmiah, ataupun skripsi.
Dengan adanya data kita bisa membuat suatu estimasi terhadap sesuatu kejadian, memperkirakan langkah-langkah yang mungkin akan diambil, dan masih banyak lagi.
Sudah melek?
Ya ternyata data sangat banyak manfaatnya, dan khusus bagi kita orang-orang yang terlibat dengan dunia pendidikan, informasi, dan teknologi, kesadaran dan tingkat pemahaman terhadap data perlu ditingkatkan.
Setelah mengetahui manfaatnya, diharapkan kesadaran kita akan meningkat, kita akan lebih memperhatikan dan mau mempelajarinya. Menjadi lebih tertarik dan paham terhadap data.
image source : joedeacon.com
Dari mana memulai untuk perbaikan e-gov di indonesia ?

Namun dari mana harus memulai penerapan dan perbaikan e-gov tersebut?
Saya berpendapat bahwa yang pertama harus melakukan perbaikan adalah departemen/kementrian/instanasi pemerintahan yang benar-baner terkait langsung dengan masalah ini, yaitu Komunikasi dan Informasi, serta Riset dan Teknologi.
Hal ini didasarkan karena mereka-mereka inilah yang seharusnya sangat akrab dengan teknologi ini.
Mereka diharapkan dapat membuat system yang baik, berguna, dan dapat diterapkan oleh semua pihak. Diharapkan perbaikan diawali dari akar rumput, diamana jika pada bagian fundamental dari lembaga-lembaga ini sudah mampu beradaptasi dan menerapkan perbaikan system e-goevernment ini maka keatasnya dan secara keseluruhan dari lembaga juga akan dapat menerepakan dengan baik.
Dan nantinya dari sinilah semua bermula. Instansi/lembaga-lembaga tersbut diatas dapat menjadi pilot project yang menjadi contoh bagi instansi/lembaga lain yang ada dinegara ini. Mereka diharapkan dapat menularkan, memberi contoh, dan membantu dalam penerapan dan perbaikan system dilembaga lain.
Namun perlu diperhatikan dan dicermati bahawa hal ini tidak berarti interfensi antar lembaga. Mereka yang menjadi contoh nantinya akan berperan seperti layaknya penyuluh dan pengontrol jalannya proses ini.
image source : preserve.histioricithaca.org
Bank Data & Kesadaran Terhadap Data
Data dalam ruang lingkup IT dapat kita kaikan dengan beberapa hal antara lain :
1.Wujudnya:
Wujud data yang ada di negara kita ini berupa dokumen/arsip yang disimpan di Arsip Nasional, dan di masing-masing Departemen dan Instansi Pemerintahan.
2.Pengelolaan
Data dikelola oleh lembaga-lembaga yang ditunjuk khusus oleh pemerintah dan diberi wewenang untuk menangani, mengelola, data tersebut. Lembaga lembaga tersebut seperti Arsip Nasional, BPS, Departemen-departemen, dan instansi lainya
3.Kegunaannya
Untuk merancang statistik, perkiraan peluang, dan estimasi antisipasi terhadap sesuatu serta membuat perencanaan dan pengendaliannya
Berkaitan dengan data, mungkin sebagian dari kita baru akan aware ketika sudah dekat waktunya dengan Pemilu, Pilkada, Sensus, pembuatan laporan, skripsi dan lain sebagainya. Data dan Bank Data sangat penting keberadaanya. Pengelolaannya pun harus diperhatikan agar data yang ada aman, valid, dan selalu update [untuk kasus tertentu].
Rencana dan Strategi untuk jadi Sarjana Komputer yang tidak Kebingungan

Wah judulnya terkesan begitu berat... Namun semoga isinya ringan-ringan saja, dan tidak membuat anda malas untuk membacanya.
Kuliah di jurusan IT, ikutin perkuliahan, ngerjain tugas, penuhi absensi, ikut ujian, buat tugas akhir, lewati sidang, dan akhirnya lulus dan dapat gelar S.Kom... Habis itu mau jadi apa?
Pertanyaan yang cukup sulit, dan dapat melahirkan berbagai macam jawaban dan persepsi.
Anda boleh tidak sependapat dengan saya, namun yang saya amati adalah bahwa kebanyakan sarjana (tidak hanya IT) tidak memiliki rencana yang jelas setelah mereka lulus... dan dalam kata lain kebingungan. Berbagai dalih dijadikan pembenaran, dan melahirkan berbagai macam keadaan.
Dan tanpa maksud merendahkan profesi, sebagian dari mereka ada yang cuman berakhir sebagai operator warnet yang seharianya bekerja lebih dari 12 jam, sebagai sekretaris, karyawan toko komputer dan lain sebagainya .. huffft, tapi setidaknya cukup nyambung dengan beckground mereka yang pada kuliah didik untuk akrab dengan komputer.
Lainya memilih, atau terpaksa memilih berbagai macam profesi lain yang sama sekali tidak ada kaitanya sama sekali dengan apa yang mereka pelajari dan diharapkan jadi orientasi mereka ketika terjun ke dunia profesi.
Ketika pertama kali masuhk atau memilih sebuah jurusan, pertanyaan sederhananya adalah ... apa cita-cita anda, dan motivasi anda memilih jurusan ini? Mungkin sebagian dari kita tidak secara detail membuat dan memikirkan sebuah perencanaan dan strategy untuk mencapainya dimasa yang akan datang.
Lalu idealnya seperti apa.
Ya idealnya adalah hidup dengan penuh rencana. Kita harus membuat sebuah perencanaan dengan memikirkan berbagai macam aspek, seperti waktu, kesanggupan untuk pencapaian, ukuran realistisnya, prioritas, dan cara untuk mencapainya.
Pada saat memilih dan akhirnya memutuskan untuk kuliah dijurusan IT, maka kita seharusnya sudah punya gambaran dan referensi tentang bagaimana jalanya perkuliahan, serta mendapat tips dan trik untuk sukses dalam perkuliahan. Seiring berjalanya waktu kita juga harus memilki tujuan, yang nantinya diberi skala prioritas. Misalnya tujuan utama saya adalah menjadi seorang web master, hal ini didasarkan pada pertimbangan minat, bakat, dan kemampuan saya, tujuan berikutnya pun harus di set, misalnya saya akan menjadi ahli jaringan, ataupun ahli basis data.
Setelah tujuan diset, maka dalam menajalankan proses kita akan lebih mudah, sudah ada pathway nya, kita tidak perlu ngelantur kesana kemari, dan kalaupun itu terjadi kita tahu harus kembali dan mengikuti jalan yang mana.
Untuk memuluskan jalan agar semua goal/tujuan itu tercapai maka kita harus berusaha ekstra, saya yakin apa yang kita dapat diperkuliahan saja tidak cukup. Lantas apa solusinya?
Tidak lain adalah dengan mendekati dosen, senior, dan teman-teman yang ahli dibidang tersebut dan dirasa dapat meningkatkan pemahaman dan penguasaan kita. Jalan berikutnya adalah dengan aktif menambah source, gabung dengan komuniras/forum, ikut seminar, workshop, dan mungkin kursus tambahan atau program sertifikasi keahlian [why not?]
Fokus pada tujuan, serius, telaten dan sabar menikmati proses [itu idealnya juga].
image source : mustrundie.wordpress
Indonesia dan Pornografi
JAKARTA--MI: Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengatakan, Indonesia menjadi negara dengan pengakses situs porno terbesar di dunia. "Indonesia sampai saat ini paling besar mengakses situs porno," kata Tifatul di Jakarta, Rabu (4/11). Ia mengatakan, pihaknya prihatin bila selama ini internet hanya dipergunakan untuk mengakses situs yang tidak bermanfaat. Kenyataan itu menjadi fakta pahit yang harus dihadapinya yang mendorong Tifatul menyosialisasikan cara memanfaatkan informasi yang benar dan baik. "Kita akan kembangkan program INSAN yakni internet sehat dan aman," katanya. Menurutnya, internet adalah giant library atau perpustakaan raksasa yang menyediakan segala macam bentuk informasi. Hal itu membutuhkan kesadaran untuk membentuk Indonesia informatif yang bermanfaat. Oleh karena itu, ia menghimbau masyarakat untuk menggunakan produk teknologi dan informasi termasuk internet untuk keperluan yang lebih produktif. Menteri juga menyatakan tekad untuk membentuk visi Indonesia informatif yang berarti masyarakat yang aware terhadap informasi. "Ini artinya masyarakat yang rasional, underbase of information knowledge yang tidak berdasar pada provokasi dan isu-isu," katanya. Pihaknya juga mengaku sangat memahami perkembangan kebutuhan masyarakat yang informatif, murah, dan terjangkau. "Kita masih memiliki indikator yang rendah mulai dari penetrasi komputer yang masih 8 persen, internet 12,2 persen, pengembangan software 80 ribu, dan pengembangan hardware 5.800. Kami harap angka ini bisa dilipatgandakan melalui pameran ini," katanya.sumber : Media Indonesia
gambar : efrizal.wordpress.com
Layanan Internet Terbaru dari Vodafone
sumber : Media Indonesia
Tenaga IT Bersertifikat masih Langka
sumber : Mdia Indonesia
Google Kena Denda...
sumber: Media Indonesia
Cerita Lama, Masalah Clasic Kependudukan di Indonesia
Semua pertanyaan diatas memang sangat akrab dengan keseharian kita.Masalah pendataan kependudukan di negeri ini memang carut marut, dan bertele-tele.Data-data yang disajikan sangat diragukan validitas/keabsahannya. Sebagai contoh adalah pembuktian kasus DPT (daftar pemilih tetap) untuk pemilu.Data yang dirujuk setelah ditelusuri dan diaudit ternyata memiliki banyak penyelewengan dan keganjilan.
Mungkin banyak dari kita berangan-angan tentang suatu sistem kependudukan yang baik, terintegrasi secara sistematis untuk keseluruhan negeri ini.Suatu sistem dimana dimungkinkan bagi kita untuk mencari informsi yang update tentang seseorang, tentang domisili, umur, dan lain sebagainya.Suatu sistem dimana tidak ditemukan lagi kecurangan dalam Pemilu, tidak ditemukan lagi KTP ganda, dan tidak ditemukan lagi birokrasi bertele-teledan lama yang bersifat "Indonesia banget".
Solusinya? Ada ide gak?
Bagaimana kalau kita sebut Sistem Informasi Terintegrasi Kependukukan Nasional (SITeKNas)? Kedengaranya keren juga...Bagaimana kalau ribuan sarjana IT yang bertebaran di negeri ini "diberdayakan", dipercayai, dan diberi tanggungjawab untuk mengelolanya? Kita dapat mereancang sebuah sistem database kependudukan nasional. Sistem ini berawal dari tingkat paling rendah dari wilayah kependudukan. Semisal dusun, RT, RW, samapi kabupaten, dan propinsi hingga nantinya diintegrasikan secara keseluruhan untuk main database secara nasional.
Anak-anak negeri diberi kesempatan untuk merancang sistemnya, diberi semacam "sayembara" untuk membuat bentuk aplikasinya. Yang terpilih nantinya akan dijadikan sebagai standar nasional. Sistem ini akan ditanamkan pada server-server kecil di desa, RT, dan nantinya dikelola oleh masing-masing daerah tersebut. Dengan adanya standarisasi maka data yang ada akan diseragamkan dan semakin mudah untuk diakses dan dikelola.Pada tingkat-tingkat terndah ini, pihak-pihak yang nantinya akan menggunakan, juga dibekali dengan training singkat untuk bagaiamana mengelola sistemnya dengan baik. Nantinya semua sistem ini akan dihubungkan dan dikoneksikan perdaerah, lalu diciutkan lagi menjadi satu sistem utama secara nasional.
Lalu untuk masalah birokrasi yang berbelit belit dan bertele-tele kita rancang untuk lebih sederhana, dengan konsep one stop dan one day only. Dimana seseorang yang akan mengurus kependudukanya tidak perlu mendatangi banyak pihak, menuggu tanda tangan pengesahan dari banyak orang, dan tidak perlu juga menggunakan jasa calo atau uang pelicin agar masalahnya dapat teratasi lebih cepat.Semuanya disatu tempat, sederhana dan dapat diselesaikan dalam satu hari saja.
Semoga ide ini didengar, dilihat, dan diakomodir untuk direalisasikan oleh mereka-mereka para pemimpin negeri ini. Demi indonesia yang lebih baik.
SMB
sumber : tabloid PC Mild
Open Solaris
sumber : tabloid PC Mild
KMS
sumber : tabloid PC Mild
